
"Intinya ini kan (Jembatan Sasak) inisiatif warga Sukoharjo dan yang memanfaatkannya semua orang, ya orang Solo dan Sukoharjo. Ini bentuk kreativitas warga," ungkap dia.
Meskipun begitu, sebenarnya Gibran tidak merekomendasikan warga untuk melewati jembatan sasak ini.
"Sebenarnya saya tidak merekomendasikan adanya jembatan sasak itu. Ini kan Jembatan Mojo mau tidak mau harus diperbaiki 2 bulan komitmen saya. Yang penting kalau jembatannya sudah selesai segera dibongkar lagi ya," tutur dia.
BACA JUGA: Dibanjiri Warga, Pengelola Jembatan Sasak di Solo Bisa Raup Pendapatan Rp 5 Juta/Hari
Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Solo Ari Wibowo menjelaskan jembatan sasak ini bukanlah jalur alternatif karena berpotensi rawan kecelakaan.
"Secara kerawanan itu potensi rawan keselamatan karena (jembatan hanya disusun) di atas drum sehingga goyangan terasa, terakhir di ujung sangat menanjak," ungkap dia.
BACA JUGA: Bikin Deg-degan! Jembatan Mojo Solo Ditutup, Warga Pilih Lewati Jembatan Sasak
Adapun salah satu jalur alternatif yang disarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo adalah melewati Jembatan Bacem.(ant)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News