
GenPI.co Jateng - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyiapkan tim SAR untuk di jalur alternatif jembatan sasak yang menghubungkan Solo dengan Sukoharjo.
Hal ini untuk mengantisipasi di jalur alternatif penyeberangan yang rawan kecelakaan ini.
"Semua sudah saya perintahkan, Dishub (Dinas Perhubungan), BPDB (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk menyiagakan SAR di situ," kata dia, Kamis (29/9).
BACA JUGA: Dibanjiri Warga, Pengelola Jembatan Sasak di Solo Bisa Raup Pendapatan Rp 5 Juta/Hari
Gibran mengaku penyiagaan SAR ini sebagai langkah antisipasi dilakukan agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan di jembatan sasak.
"Saya tidak mau ada kejadian yang tidak diinginkan," imbuh dia.
BACA JUGA: Bikin Deg-degan! Jembatan Mojo Solo Ditutup, Warga Pilih Lewati Jembatan Sasak
Jembatan sasak di Kampung Sewu, Solo, menjadi pilihan bagi warga untuk menyeberangi Sungai Bengawan Solo menyusul ditutupnya Jembatan Mojo untuk perbaikan.
Jembatan sasak yang dibuat dari bambu ini banyak dilewati masyarakat untuk mobilitas.
BACA JUGA: Jembatan Mojo Solo Ditutup Total Mulai Senin, 26 September 2022
Saat ini Jembatan Mojo Solo tengah diperbaiki sehingga dalam waktu 2 bulan ke depan ditutup untuk sementara waktu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News