
Pada 2022 ini pihaknya bahkan bertekad semakin mengembangkan pusat budidaya sayuran.
Di sisi lain, KWT juga memasarkan sendiri produk hasil pertanian ini.
Salah satunya adalah mengikutkan hasil panen dijual ke pasar tani yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang.
BACA JUGA: Awas! Bantuan Alat Tani Dijual, Pemkab Rembang: Pelanggaran Berat
Selain itu, mereka menjual hasil tani ini secara online.
Soal harga, sayuran produksi mereka lebih murah dibandingkan harga pasar.
BACA JUGA: Kapok! Penyelenggara Pesta Tari Erotis di Rembang Didenda
Tak berhenti di produk asli, mereka juga bisa membuat aneka sayur ini menjadi parsel yang menarik untuk dijual.
“Kami jual dalam bentuk parcel juga ada, menyesuaikan pesanan,” jelas dia.
BACA JUGA: Awas! Satpol PP Rembang Dilarang Lakukan Pungli
Dengan cara ini, para KWT tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sayuran secara swadaya, tetapi juga menumbuhkan semangat kerja keras dan kekompakan bersama-sama.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News