
Dia berharap sistem pembelian minyak goreng curah kembali normal.
"Ini kan disubsidi, harganya lebih mahal nggak apa-apa tapi nggak perlu nebus seperti ini karena uangnya jadi mandeg (berhenti)," tutur dia.
Sementara itu, pemilik toko Nugroho, Diana, enggan memberikan penjelasan.
BACA JUGA: Minyak Goreng Mahal, Pengusaha Genteng Ikut Terdampak, Kok Bisa?
"Ya kan pedagang (kecil) jualannya bukan cuma minyak, pasti jualan yang lain juga," jelas dia.(*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News