
"Pada 2021 ini, menurut data riset itu stunting di Jateng turun menjadi 19,9%. Jadi penurunannya cukup bagus," imbuh dia.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menambahkan Pemprov bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjalankan program-program penurunan stunting.
Program ini adalah Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng). Program ini untuk menurunkan angka kasus stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
BACA JUGA: 7 Makanan Ini Lebih Sehat Jika Dikonsumsi Mentah
"Dengan sistem itu, kami bisa mengetahui yang hamil ada berapa, tercatat setahun ada 500 ribuan ibu hamil di Jateng, kemudian dikerucutkan lagi, yang bermasalah berapa, kalau hanya 20% misalnya, ya itu yang jadi intervensi," papar Ganjar.
Namun demikian, pihaknya mengingatkan jajarannya untuk tak berpuas diri. Maka dari itu, program untuk menurunkan angka stunting harus terus dilakukan.(ant)
BACA JUGA: Cara Membantu Hubungan Anda Tetap Sehat, Terbuka dan Jujur
Simak video menarik berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News