Begini Kisah Sukses Vania Buka Usaha Fesyen Ramah Lingkungan

Begini Kisah Sukses Vania Buka Usaha Fesyen Ramah Lingkungan - GenPI.co JATENG
Produk heySTARTIC. (Foto: BRI)

GenPI.co Jateng - Vania Santoso (31 tahun) sukses mengembangkan proyek sosial dan edukasi pemberdayaan masyarakat terkait isu lingkungan menjadi proyek yang berkelanjutan dan menghasilkan nilai ekonomi.

Ini melalui usahanya bernama heySTARTIC yang merupakan sebuah usaha yang menawarkan berbagai fashion yang unik dan ramah lingkungan pada 2018.

Sebetulnya, usaha ini didirikan Vania dan sang kakak, yaitu Agnes Santoso.

BACA JUGA:  Digitalisasi Dukung Bisnis Mikro BRI Tumbuh dan Sustain

“Secara legalnya berdiri tahun 2018, tapi memang dari sebelumnya kita aktif edukasi pemberdayaan masyarakat terkait isu lingkungan dan sifatnya lebih ke proyek sosial. Salah satu yang kita lihat itu bagaimana proyek sosial ini bisa berkelanjutan dari segi keuangannya, gak pusing perlu cari sponsor dan lomba terus untuk bisa dapat pendanaan mengenai misi sosial yang dijalankan,” kata Vania, Sabtu (4/6).

Di sisi lain, dari segi lingkungan juga sudah marak bank sampah, dan aktivis-aktivis lingkungan. Namun, salah satu kendalanya dalam pengelolan bank sampah, adalah ketika barang-barang sudah dikreasikan ternyata kurang mendapatkan respon yang positif dari masyarakat.

BACA JUGA:  BRI Kurasi Produk Unggulan via UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022

Dari situlah Vania dan sang kakak mencari cara supaya orang tertarik dan bangga saat menggunakan produk olahan dari daur ulang sampah, salah satunya lewat produk olahan daur ulang yang dibuat secara fashionable.

“Aku pernah mengalami ketika ikut konferensi kegiatan di luar negeri, itu produk-produknya diminati banget. Tapi pas pulang ke Indonesia kok ga ada yang mau beli. Jadi, dari situ akhirnya mulai eksperimen dan eksplorasi lagi bagaimana produk-produk hasil daur ulang bisa lebih fashionable dan tetap ramah lingkungan,” papar dia.

Perempuan asal Surabaya ini mengungkapkan kesulitan yang dihadapi ketika membangun usaha heySTARTIC. Kendala seperti masih minimnya edukasi masyarakat terkait hasil produk daur ulang. Hal itulah yang menjadi tantangan baginya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya