
Setelah itu orang tua OK, Jakam (51), bersama penasihat hukumnya, Silvia Devi Soembarto, meminta Polresta Banyumas melakukan autopsi terhadap jenazah OK.
Hal ini karena saat pihak keluarga membuka kain kafan jenazah POK mendapati banyak luka pada tubuhnya.
Sebelumnya, OK tahanan Polresta Banyumas meninggal dunia karena gagal ginjal.(ant)
BACA JUGA: Tahanan Polresta Banyumas Tewas, 11 Polisi Ditindak
Tonton Video viral berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News