
GenPI.co Jateng - Kasus Covid-19 di Kota Semarang didominasi klaster pendidikan dan perusahaan.
Klaster Covid-19 di satuan pendidikan ini tak hanya di jenjang TK dan SD, tetapi juga SMP dan SMA.
"Jadi, dunia pendidikan kami off kan 2 minggu supaya teman-teman di sekolah saya minta untuk di-refresh lagi oleh Kepala Dinas Pendidikan," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dikutip semarangkota.go.id, Kamis (10/2).
BACA JUGA: Langgar Prokes, Siap-Siap Ditertibkan Satpol PP Kota Semarang
Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Semarang terus mengalami peningkatan dalam 2 minggu terakhir.
Sebenarnya, para siswa ini telah berulang kali diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
BACA JUGA: Begini Aturan Kota Semarang PPKM Level 1 Ala Hendi
Namun demikian, mereka kemudian lalai terlebih jika bertemu dengan teman-temannya.
Maka dari itu, dia meminta kepada Dinas Pendidikan untuk kembali memastikan penerapan SOP prokes di masing-masing sekolah.
BACA JUGA: Pengumuman! PTM di Kabupaten Semarang Dihentikan Mulai Hari Ini
Jika ditemukan masih ada yang tidak sesuai SOP, pihaknya meminta agar dilakukan perbaikan selama 2 minggu PTM diliburkan ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News