
"Toko ini menjual Rp15.400 per liter, di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter," papar dia.
Dalam kasus ini, polisi akan terus melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut.
“Ribuan liter minyak goreng bersubsidi tersebut, selanjutnya akan dijual sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” jelas dia.
BACA JUGA: Viral Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UNS Solo, Satgas PPKS Kumpulkan Barang Bukti
Selain itu, pihaknya akan memberikan sanksi hukum bagi penjual Minyakita yang tidak sesuai dengan HET yang sudah ditentukan pemerintah.(ant)
Lihat video seru ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News