
Kondisi ini dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air.
"Kelembapan udara yang relatif cukup tinggi dan labilitas lokal yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya Jateng," papar dia.
Teguh menyebut faktor tersebut bisa memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di bagian wilayah Jawa Tengah pada 9-11 Januari 2023.
BACA JUGA: BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi di Jateng pada 6-7 Januari 2023
"Terutama bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, kami imbau untuk tetap waspada,” jelas dia.(ant)
Video heboh hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News