
Jumlah ini menurun dibandingkan produksi pada 2019 yang mencapai 185.560 ton.
Penurunan produksi garam di lahan seluas 1.409 hektare ini dipicu oleh faktor cuaca dan harga garam yang fluktuatif.
Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, Pamuji Lestari, berharap bantuan washing plant ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh petambak garam di Rembang.
BACA JUGA: Sejumlah Instansi di Purworejo Tidak Kena Perubahan SOTK
Bantuan serupa pernah diberikan kepada petambak garam di Pati dan Brebes pada 2020 meski dengan kapasitas lebih kecil.(*)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News