
GenPI.co Jateng - Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan, mengajak anggotanya dengan menyisihkan 20% pendapatannya untuk membantu masyarakat terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Jika teman-teman Fraksi PKS menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM, saya secara riil mengajak seluruh anggota Dewan untuk menyisihkan 20% dari pendapatan pada bulan depan untuk memberikan kepada mereka yang berhak," kata dia, Jumat (16/9).
Masan membeberkan ajakan ini sebagai respons anggota Fraksi PKS yang menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM pada rapat paripurna pada Kamis (15/9).
BACA JUGA: Penyaluran BLT BBM di Solo Banyak yang Salah Sasaran, Kok Bisa?
Jika semua anggota DPRD Kudus setuju, maka total donasi yang terkumpul bisa lebih dari Rp 100 juta.
Menurut dia, ini saatnya anggota dewan menunjukkan keprihatinan dan empatinya membantu masyarakat melalui cara donasi.
BACA JUGA: Viral Soal BBM! Bupati Karanganyar Minta Masyarakat Nggak Punya Uang, Nggak Usah Pergi
Meskipun demikian, aksi ini bersifat ajakan bagi seluruh anggota dewan.
Bagaimana pun kenaikan harga BBM merupakan kebijakan pemerintah pusat.
BACA JUGA: Mak-Mak Makin Pusing, Harga BBM Naik Bikin Bahan Pangan di Solo Ikut Meroket
Selanjutnya pemerintah daerah merespons kebijakan itu dengan mengalokasikan anggaran bantuan langsung tunai (BLT).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News