
Jadi Boyolali total ada 21 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK.
Menurut dia, ada 3 agenda yang ditetapkan pemerintah melalui Kementan terkait penanganan PMK, yakni darurat, temporer, dan recovery.
Boyolali dinilai sebagai salah satu daerah yang melakukan penanganan PMK dengan cepat sehingga tidak sampai menyebar ke daerah lainnya.
BACA JUGA: Duh! 37 Hewan Ternak di Jateng Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku
"Jadi PMK ada, tetapi kami sudah melangkah dan hasilnya memiliki tren kesembuhan yang sangat positif. Keempat kabupaten yang ada PMK itu, semua mengatakan begitu," papar dia.
Mentan menjelaskan memang PMK pada hewan ternak menjadi ancaman.
BACA JUGA: Waspada! Penyakit Mulut dan Kuku Terdeteksi di 4 Daerah di Jateng
Akan tetapi, langkah serius sudah dilakukan oleh jajaran yang ada.
Artinya, menggunakan kekuatan medis yang ada di peternakan dan lain-lain sebagainya sudah dilaksanakan di lapangan.
BACA JUGA: Ini Instruksi Ganjar Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku di Jateng
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto, mengonfirmasi 37 kasus aktif PMK menjangkiti hewan ternak, baik sapi, domba maupun kambing di Jateng.(ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News