
GenPI.co Jateng - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) liar khususnya di sepanjang jalan Ngaliyan hingga Mijen, Kota Semarang, pada awal pekan ini.
Penertiban lapak PKL liar ini untuk mendukung Konferensi Summit Kota Sehat di Kota Semarang yang akan dilaksanakan akhir bulan ini.
Ada sebanyak 15 lapak yang dibongkar. Lapak ini berdiri di sepanjang jalan Prof Hamka Ngaliyan hingga Jalan RM Hadi Soebeno Mijen, Kota Semarang.
BACA JUGA: Harga Bawang Putih di Semarang Naik, Efek Perang Rusia-Ukraina?
Rata rata lapak yang dibongkar itu berbahan triplek.
Selain merobohkan lapak, petugas turut menyita alat berjualan seperti meja, kursi dan lain-lain.
BACA JUGA: Begini Persiapan Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Summit Kota Sehat
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan perobohan ini karena untuk mendukung acara besar Summit Kota Sehat di Kota Semarang.
"Semua harus tertib dan punya izin kalau berdagang. Kebetulan sebentar lagi ada summit Kota Sehat, lapak liar kami tertibkan agar Kota Semarang lebih bagus. Pedagang harus sadar jangan menempati tempat yang bukan haknya," kata Fajar, dikutip semarangkota.go.id, Rabu (23/3).
BACA JUGA: Semarang Kebut Vaksin Penguat Jelang Lebaran, Jaga-Jaga Kasus Ini
Fajar menambahkan penertiban lapak PKL di Mijen ini juga berbarengan dengan proyek pelebaran jalan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News