
GenPI.co Jateng - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Kesehatan mengaktifkan surveilans kepada pendatang atau pun warga yang datang dari daerah seperti Jakarta dan luar negeri.
Hal ini menyusul adanya kasus Omicron yang sudah masuk ke Kota Semarang.
Kepala Dinkes Semarang, Moh Abdul Hakam, mengatakan dia dan jajarannya telah menyusun rencana tindak lanjut dengan mengaktifkan surveilans pendatang H+1 pendatang dari Jakarta dan luar negeri.
BACA JUGA: Pandemi Membaik, Pariwisata di Kota Semarang Siap Tancap Gas
“Mereka akan di-swab kembali di Kota Semarang,” ujar dia, dikutip semarangkota.go.id, Kamis (27/1).
Hakam menjelaskan pihaknya juga meningkatkan skrining tempat-tempat umum dan mengaktifkan pemantauan warga yang datang dari luar dengan aplikasi Sidatang.
BACA JUGA: Warga Luar Kota Semarang Bisa Vaksin Booster, Ini Cara Daftarnya
Selain itu, pihaknya juga menyiagakan 3 T (testing, tracing, treatment), rumah sakit, dan tempat isolasi terpadu.
Pihaknya juga menggalakkan kampanye protokol kesehatan serta percepatan pemberian booster.
BACA JUGA: Begini Upaya Pemkot Semarang Antisipasi Omicron, Genjot Vaksinasi
"Tidak perlu risau, varian apa pun asal tetap disiplin prokes, sudah vaksin lengkap plus booster insyallah semoga kita semua tetap diberikan perlindungan. Kuncinya tetap prokes,” ungkap dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News