Inilah 3 Kunci Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Inilah 3 Kunci Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI - GenPI.co JATENG
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimistis dengan potensi pertumbuhan ke depan yang didorong oleh tiga aspek. (Foto: BRI)

Adapun Return on asset (RoA) juga bertumbuh 3% dan juga return on equity (RoE) bertumbuh 17,48%.

Kemudian hal lain yang juga disoroti adalah Fee Based Income yang naik sekitar 7,8% secara tahunan dari Rp8,16 triliun menjadi Rp8,79 triliun per kuartal II-2022.

Menurutnya, hal itu tak terlepas dari segmen e-channel dan deposit administration fee yang menjadi kontributor terbesar, yakni sekitar 41% untuk e-channel dan deposit administration fee sekitar 26%.

BACA JUGA:  BRI Bawa Ikan Asap Iwaku Asal Demak ke Pasar Tong Tong Belanda

Selain itu, pertumbuhan dari non e-channel dan insurance related juga cukup signifikan, yakni bertumbuh sekitar 53% dan insurance related fee sekitar 46,9%. 

BRI pun dinilai mampu menjaga kualitas kredit yang jauh membaik pascapandemi. Di mana pada September 2020, loan at risk (LAR) sempat mencapai 29,8% saat pandemi.

BACA JUGA:  BRI Dukung Ribuan Klaster Usaha Binaan Perluas Akses Pasar UMKM

Seiring berjalannya waktu LAR BRI terus mengalami penurunan, yaitu per kuartal II-2022 mencapai 20,8%.

“Dari sisi pencadangannya loan at risk coverage juga secara konsisten menunjukan peningkatan dari 21,8 persen pada September 2020 menjadi 42,4 persen pada Juni 2022,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gandeng Kemendagri dan BNPP, BRI Dorong Financial Inclusion hingga Perbatasan Indonesia

Terakhir, dari sisi NPL coverage yang saat ini sangat konservatif di angka sekitar 2,66% menunjukan bahwa manajemen BRI ini cukup prudence dan juga konservatif dalam menjaga NPL-nya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya