
Namun demikian, siswa tersebut tidak masuk sekolah karena bangun kesiangan.
“Satu siswa tidak naik kelas, tidak masuk kelas karena bangun kesiangan," tutur Diyan.
Diyan membeberkan dia terbiasa siswa dengan jumlah yang sedikit di kelas.
BACA JUGA: Astaga! Direktur PDAM Solo Cabuli Anak di Bawah Umur
Hal ini lantaran di sekolahnya kerap kali mendapatkan sedikit siswa sebagai dampak zonasi pada PPDB SD Solo 2022.
Tahun lalu dia mengajar sebanyak 5 orang siswa di kelas 1.
BACA JUGA: Innalillahi, Mantan Wali Kota Solo Imam Soetopo Meninggal Dunia
"Pengalaman sebelumnya kebetulan 5 siswa. Jadi sudah terbiasa dan beradaptasi," papar dia.
Menurut dia, untuk hari pertama sekolah, Azzam dikenalkan pada lingkungan sekolah dan perkenalan bapak ibu guru.
BACA JUGA: Syarat Naik KRL Jogja-Solo Wajib Vaksin Covid-19, Mulai 17 Juli
"Dia (Azzam) komunikatif. Tidak ada temannya tetap semangat mengikuti dengan baik, tetap ceria," jelas dia.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News