
GenPI.co Jateng - Olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di rumah warga Grumbul Leler RT 04 RW 01, Desa Randegan, Banyumas, kembali dilakukan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah, Rabu (15/6).
Polisi membeberkan insiden ledakan tersebut tidak ada kaitannya dengan terorisme.
Tim Labfor Polda Jateng yang dibantu Tim Inafis Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas dan Gegana Brimob Polda Jateng menyisir rumah milik Sajam itu untuk melakukan identifikasi dan mengumpulkan barang bukti.
BACA JUGA: Ledakan di Banyumas, Polisi Temukan Bahan Peledak di Rumah Korban
Sebelumnya, berdasarkan olah TKP yang dilakukan pada Selasa (14/6) malam, Tim Gegana Brimob Polda Jateng dan Inafis Polresta Banyumas menemukan bahan pembuat obat petasan.
Selain itu, di sekitar lokasi korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia banyak terdapat puntung rokok.
BACA JUGA: Duar! Ada Ledakan di Banyumas, 1 Orang Tewas dan 4 Rumah Rusak
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu memastikan insiden ledakan tersebut tidak ada kaitannya dengan terorisme.
Polisi menduga ledakan itu terjadi karena korban saat meracik obat petasan sambil merokok.
BACA JUGA: Terkuak! Inilah Penyebab Ledakan di Lingkup Ponpes di Grobogan
"Itu dugaan sementara, masih kami dalami," kata dia, Rabu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News