
GenPI.co Jateng - Grobogan dihebohkan dengan adanya oknum pegawai negeri sipil (PNS) Kecamatan Ngaringan yang diduga mencairkan dana bantuan sosial (bansos) milik warga penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT) yang telah meninggal dunia.
Dugaan penyelewengan dana bansos ini mencuat setelah video viral di media sosial dengan narasi adanya dugaan seorang oknum PNS Kecamatan Ngaringan, Grobogan, mencairkan bantuan sosial PKH milik warga yang sudah meninggal.
Keluarga penerima PKH yang tidak terima dengan ulah oknum pegawai itu akhirnya melaporkan dugaan penyelewengan tersebut ke Mapolsek Ngaringan.
BACA JUGA: Viral! Sopir Dimintai Rp24 Juta, Ini Penjelasan Polres Grobogan
Dalam hal ini, Polres Grobogan kemudian menyelidiki dugaan penyelewengan penyaluran dana bansos tersebut.
Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi, mengatakan penyelidikan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dugaan pencairan dana bansos milik warga yang telah meninggal dunia.
BACA JUGA: Wow! Crazy Rich Grobogan Datangi Gibran, Bahas Apa Ya?
Dana bansos milik warga peserta PKH dan BPNT ini diduga dilakukan oleh oknum pegawai Kecamatan Ngaringan.
Menurut dia, penyidikan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dari keluarga warga yang merasa dirugikan tersebut.
BACA JUGA: Dituding Tak Mampu Perbaiki Jalan, Pemkab Grobogan Angkat Bicara
Penyelidikan dilakukan bersama dengan tim dari Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News