Sunday Market Manahan Batal Digelar, Ini Alasannya

Sunday Market Manahan Batal Digelar, Ini Alasannya - GenPI.co JATENG
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: GenPI.co/Desty Luthfiani)

GenPI.co Jateng - Sunday Market Manahan batal digelar lantaran paguyuban yang mewadahi para pedagang bubar.

Hal itu disampaikan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, saat ditemui wartawan di Balai Kota, Senin (18/4).

"Ternyata paguyuban sudah pecah, nanti yang sudah pecah kami akomodir di CFD saja," kata Gibran.

BACA JUGA:  Haji Indonesia 2022: Usia Jemaah Maksimal 64 Tahun

Gibran pun tidak berencana menghidupkan kembali paguyuban pedagang Sunday Market Manahan.

Dia lebih memilih fokus pada penataan car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Solo.

BACA JUGA:  Masih Beradaptasi, Begini Kondisi Terkini Pratama Arhan di Jepang

Menurut rencana, CFD akan kembali digelar setelah Lebaran 1443 H.

Sementara itu, akun Instagram Wali Kota Solo itu telah melakukan survei persetujuan digelarnya kembali event CFD itu.

BACA JUGA:  Ogah Disamakan Naruto, Gibran Pilih Karier Politik Sendiri

Dari survei itu 90 persen responden menyetujui CFD digelar seusai Lebaran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya