GenPI.co Jateng - Tahukah Anda, jika mengukur tekanan darah paling baik jika dilakukan saat Subuh.
Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi biasanya tensinya paling tinggi adalah menjelang bangun dan Subuh.
"Dikenal lonjakan pagi hari. Tensi paling tinggi menjelang bangun, subuh. Kalau ada pasien mengukur tensi dirinya, tensilah pada pukul 02.00 atau 03.00 pagi," kata Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Universitas Hasanuddin, dr. Antonia Anna Lukito, Kamis (6/1).
Menurut dia, mereka yang tekanan darah tinggi saat pagi biasanya memiliki hasil pemeriksaan tekanan yang lebih rendah pada waktu lain.
Menurutnya ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.
Di sisi lain, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tekanan darah.
Ini antara lain stres, aktivitas fisik, dan diet. Tekanan darah normal yakni kurang dari 120/80 mm Hg.
Angka antara 120/80 mm Hg dan 139/89 mm Hg menunjukkan Anda berisiko terkena hipertensi
Sedangkan angka lebih dari 140/90 mm Hg menandakan hipertensi.
Tekanan darah naik dan turun sepanjang hari dan malam.
Ketika tidur, tekanan darah turun 10–30% lalu meningkat saat bangun.
Pada beberapa orang, peningkatan ini mungkin signifikan dan mengakibatkan hipertensi pagi.
Pemeriksaan tekanan darah di rumah secara teratur dapat membantu Anda lebih memahami fluktuasi tekanan darah sekaligus mengidentifikasi episode hipertensi pagi.
“Sebelum mengukur tekanan darah sebaiknya kosongkan dulu kandung kemih, istirahat dengan nyaman, dan tenang selama 5 menit sebelum mengukur tekanan darah,” papar dia.
Selain itu, hindari merokok, minum alkohol, atau berolahraga dalam waktu 30 menit setelah mengukur tekanan darah.(ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News