
Misalnya, ada pengaturan tempat duduk yang menerapkan jaga jarak.
"Apalagi setiap anggota jemaah juga sudah punya nomor kursinya. Mereka nggak usah bawa kartu vaksin, cukup bawa aplikasi peduli lindungi. Ini akan mempermudah tracing," imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Paroki Gereja St Antonius Purbayan Solo, Romo Clement Budiarta, menjelaskan pihak gereja telah menerapkan prokes.
BACA JUGA: Gibran Cek Gereja Persiapan Natal, Semoga Umat Beribadah Lancar
Nantinya hanya mereka yang memegang tiket dari gereja yang boleh mengikuti ibadah.
Menurut dia, penggunakan aplikasi Peduli Lindungi di gereja akan dibantu Pemkot Solo.
BACA JUGA: Gibran Bolehkan Ibadah Natal di Gereja, Catat Dulu Syaratnya
“Jadi yang nggak pakai tiket nggak bisa masuk, untuk kuotanya 500 orang. Kalau situasi normal bisa sampai 2.500 orang, jadi ini hanya 20%. Mereka (anggota jemaah) sudah mendaftar tiket sejak tiga minggu yang lalu, salah satu syaratnya mereka harus sudah vaksin kedua," jelas dia.(ant)
Simak video berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News