
GenPI.co Jateng - Rencana pembangunan Pasar Mebel Gilingan di Solo terus memunculkan polemik di kalangan pedagang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana mengubah pasar mebel ini menjadi sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Mebel.
Para pedagang Pasar Mebel Gilingan Solo menilai Pemkot Solo tak pernah mengurus pasar yang mereka tempati selama ini.
BACA JUGA: Pedagang Mebel Gilingan di Solo Ogah Dipindah, Ini Alasannya
Ketua Paguyuban Pasar Mebel Gilingan, Sutarmi, mengakui pasar ini memang berada di atas tanah milik Pemkot Solo.
Akan tetapi, bangunan di atasnya didirikan sendiri oleh para pedagang.
BACA JUGA: Astaga! Kasus Positif Covid-19 di SMA Warga Solo Jadi 25 Orang
"Kebakaran 1 (1994), kebakaran 2 (2008), kebakaran 3 (2014), dibangun sendiri," kata dia, dikutip jateng.jpnn.com, Sabtu (29/1).
Maka dari itu, Sutarmi menyebut pasar mebel ini memang unik.
BACA JUGA: Waduh! Jeruk Isi Sabu-Sabu Diselundupkan ke Rutan Solo
Menurut dia, sejak kebakaran pada 1994, surat hak pakai (SHP) tidak diperbarui oleh pihak Pemkot Solo.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Polemik Pasar Mebel Gilingan Solo, Pedagang Ungkap Fakta Mengejutkan
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News