
GenPI.co Jateng - Setelah sebulan bertugas di lokasi bencana erupsi gunung Semeru, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menarik Satgas Bencana Semeru, Sabtu (8/1).
Sukarelawan satgas ini bertugas di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Penarikan sukarelawan ini digelar secara simbolis dengan penyerahan alat pelindung diri (APD).
BACA JUGA: Miris! Batang Kehilangan 100 Meter Bibir Pantai Akibat Abrasi
Sukarelawan ini terdiri atas unsur medis, trauma healing, dan penyelamat.
Mereka mendatangi langsung lokasi bencana seperti Desa Sumberwuluh, jembatan Galak Perak, dan lokasi relokasi Kelurahan Sumbermujur serta pos pemantauan Semeru.
BACA JUGA: KITB Berisiko Terhadap Lingkungan Pesisir, Begini Mengatasinya
Meski sukarelawan ditarik, UNS Surakarta berkomitmen mendorong pemulihan pascabencana di Lumajang.
Fokus kegiatan dipusatkan kepada penanganan pascabencana di wilayah relokasi yang menjadi hunian sementara.
BACA JUGA: Ganjar Minta Rumah Sakit Pakai Alat Kesehatan Bikinan Lokal
“Selanjutnya kami mulai berkoordinasi dengan pemda setempat,” ujar Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS Surakarta, Kuncoro Diharjo, seperti dikutip Uns.ac.id, Sabtu (8/1).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News