
GenPI.co Jateng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menjual minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter.
Di pasaran, harga komoditas ini masih mencapai Rp30.000 per liter.
Dalam operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Pemkab Magelang menyediakan 3.800 liter minyak goreng dari produsen minyak goreng di Semarang.
BACA JUGA: Tren Kunjungan Naik, TWC Borobudur Ogah Bikin Target, Kenapa?
Suplai ini didistribusikan ke daerah Pakis, Secang, dan kawasan Sawita termasuk menyasar pelaku UKM.
“Untuk UKM, ambilnya di kantor Disdagkop,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM Magelang, Tyas Putranto, seperti dikutip Magelangkab.go.id.
BACA JUGA: Pecah Rekor Pandemi, Homestay di Borobudur Magelang Terisi Penuh
Hasilnya, stok dalam operasi pasar ini ludes kurang dari setengah hari.
Hal ini lantaran minyak goreng yang di pasaran seharga Rp30.000 per liter dijual hanya dengan Rp14.000 per liter.
BACA JUGA: Tenang Lurr, Persis ke Liga 1 Markas Tetap di Stadion Manahan
Tak hanya minyak goreng yang harganya masih tinggi. Data Disdagkop UKM per 30 Desember 2021 menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp72.000 per kg.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News