
GenPI.co Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan penurunan kemiskinan ekstrem akan melibatkan tenaga kerja dari keluarga miskin.
Ganjar menyebut dalam program atau proyek penurunan kemiskinan akan menyerap tenaga kerja dari keluarga miskin ekstrem.
Misalnya, pada proyek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Magelang.
BACA JUGA: Atasi Kemiskinan Ekstrem di Pemalang, Ganjar Gandeng Perusahaan Buka Ratusan Lowongan Pekerjaan
“Misalnya, kita membuat masjid, di sekitar situ ada yang miskin ekstrem berapa, ada yang bisa kerja di sini, itu akan membantu. Sehingga program padat karya di desa, kabupaten dan provinsi akan bisa menurunkan tingkat kemiskinan dan itu sudah bisa berjalan,” kata dia, dikutip jatengprov.go.id, Rabu (1/2).
Selain itu, pihaknya juga menjembatani perusahaan dan pencari kerja dari keluarga miskin ekstrem di Jawa Tengah.
BACA JUGA: Lowongan Kerja! Pabrik Sarung Tangan Korea Buka di Kebumen, Butuh 2.000 Tenaga Kerja
Dalam hal ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng mengidentifikasi perusahaan-perusahaan di 17 wilayah yang terdapat kemiskinan ekstrem.
Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Rosellasari menjelaskan ada ribuan lowongan kerja di perusahaan di berbagai daerah yang tergolong miskin ekstrem.
BACA JUGA: Dibuka! Lowongan Kerja Khusus Disabilitas dalam Bursa Kerja di UTC Hall Semarang, Ini Tanggalnya
Misalnya, di Kabupaten Kebumen terdapat 1.447 lowongan kerja, sementara di Purworejo ada 235 lowongan pekerjaan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News