
GenPI.co Jateng - Sebanyak 17.000 anak di Kabupaten Jepara tidak sekolah. Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta pun menggalakkan gerakan 1 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), 1 Anak Tidak Sekolah (ATS).
Harapannya program tersebut akan menekan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Jepara.
“Di Jepara ada 17.000 anak tidak sekolah. Saya harap dengan gerakan 1 GTK, 1 ATS di tahun 2024 nanti dapat terselesaikan,” kata Edy, dikutip jepara.go.id, Sabtu (26/11).
BACA JUGA: Ibu Pelaku Pembuang Bayi di Jepara Bakal Jalani Tes Kejiwaan
Hal ini diungkapkannya saat memimpin upacara peringatan HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional Kabupaten Jepara diselenggarakan di Lapangan Gemiringlor, Kecamatan Nalumsari, Jumat (25/11).
“Saya titip didik anak-anak kita agar menjadi pintar, bertaqwa dan kelak akan memimpin Jepara,” imbuh Edy.
BACA JUGA: 3 Desa di Jepara Rawan Konflik Pilpet, Begini Upaya Aparat Keamanan
Edy menekankan gerakan 1 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 1 Anak Tidak Sekolah (ATS) merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar
Hal ini wajib bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Jepara.
BACA JUGA: Heboh! Bayi Laki-Laki Dibuang di Perkebunan di Jepara, Ternyata Pelakunya
Acara ditutup dengan persembahan kesenian angklung oleh siswa SD Negeri 1 Blimbingrejo, Nalumsari.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News