
Menurutnya, hal itu menunjukkan upaya pemprov secara berkelanjutan, dalam menyikapi kondisi di lapangan, dengan melakukan kebijakan yang telah ditetapkan.
Dalam hal ini adalah operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, optimalisasi jaringan irigasi, dan rehabilitasi jaringan irigasi.
Selain itu, pemprov berupaya mempertahankan fungsi layanan irigasi sampai saat ini.
BACA JUGA: Sesuai Arahan Jokowi, Ganjar Siapkan Lahan 120 Ha untuk Budi Daya Sorgum
Eko menjelaskan secara umum fungsi irigasi di Jateng adalah menaikkan muka air tertentu untuk melayani areal irigasi tertinggi.
Dengan maksud membawa air dari sungai yang ditangkap melalui bendung, kemudian disalurkan melalui saluran induk, saluran sekunder, tersier, dan kuarter, untuk sampai ke petak sawah petani.
BACA JUGA: Ganjar Mulai Penggunaan Mobil Listrik di Pemprov Jawa Tengah
“Fungsi utamanya adalah, bagaimana menjamin air ke petani, mulai dari sungai ke dalam sebuah sistem jaringan irigasi, untuk melayani areal irigasi petani kita,” papar dia.
Eko menambahkan dari kalkulasinya melalui pendekatan estimasi kepemilikan lahan yaitu seperempat hektare per 1 KK.
BACA JUGA: Puan Maharani Jumpa Surya Paloh, Ganjar Bilang Begini
Maka dari itu, tercatat ada sekitar kurang lebih 347.500 KK atau petani bisa terbantu lahannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News