
Tabrakan terjadi karena mobil (Paspampres) tetap melaju meski lampu sudah merah. Sebaliknya dari arah berlawanan lampu sudah hijau.
“Posisi sudah merah kami memaksakan maju. Dari depan mobil tidak menutup akhirnya benturan. Mobil dari rental mengalami kerusakan pecah lampu depan,” papar dia.
Hari mengaku tidak sedangn mengawal siapa pun dan memang tidak dalam kondisi darurat ketika melanggar lampu merah.
BACA JUGA: Komandan Paspampres Jabat Danrem 074, Ini Sosoknya
Terkait alasan pemukulan, ia mengaku khilaf karena melihat mobil rental yang dipakainya rusak karena ditabrak truk.
Pihak rental mobil sempat meminta SIM sang sopir truk. Namun demikian, SIM tersebut sudah dikembalikan kepada pemiliknya.
BACA JUGA: Persis Solo Kembali Main di Stadion Manahan, Gibran: Ra Poin Penuh Isin!
Dalam hal ini, Hari mengaku bukan dirinya yang menahan SIM sang sopir truk.
“Kalau mukul saya mengaku salah. Saya khilaf. Untuk SIM-nya dari rental biar komunikasi lebih lanjut karena mobil rentalnya mengalami kerusakan,” jelas dia.
BACA JUGA: Dream Theater Dapat Hadiah Khusus dari Gibran, Apa Ya?
Di sisi lain, untuk ganti rugi kerusakan mobil sudah dikaver asuransi.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News