
“Di Jawa Tengah, penduduk miskin sebanyak 10,93% dari total penduduk atau 3,83 juta orang,” kata dia, dikutip jatengprov.go.id, Jumat (15/7).
Presentase ini terjadi penurunan 0,32% poin (dibanding September 2021) dan turun 0,86% poin, dibanding Maret 2021 yang sebesar 11,79%.
Selain itu, beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan di Jateng adalah membaiknya pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Begini Upaya Jateng Hapus 19 Daerah Miskin Ekstrem
BPS Jateng mencatat pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan 1 2022 mencapai 5,16% (year to year).
Adapula faktor konsumsi rumah tangga pada PDRB yang tumbuh 4,30%(year on year).
BACA JUGA: Duh! Angka Kemiskinan di Purbalingga 16,24%, Ini Solusi Bupati
Adhi menyebut wabah Covid-19 menjasi penyebab kemiskinan di Jawa Tengah naik di 2020.
Tercatat pada September 2020 jumlah orang miskin 4,12 juta orang atau 11,84 %.
BACA JUGA: MCD Boyolali Diklaim Akurat Identifikasi Kemiskinan
Namun demikian, pada September 2021 turun menjadi 11,25% atau sejumlah 3,93 juta orang.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News