Beli BBM Pertalite Pakai Aplikasi, Pengamat: Saya Agak Ragu

Beli BBM Pertalite Pakai Aplikasi, Pengamat: Saya Agak Ragu - GenPI.co JATENG
Petugas SPBU mengisikan BBM. (Foto: PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah)

GenPI.co Jateng - Pengamat ekonomi Solo Anton A Setyawan ragu pelaksanaan pembelian BBM subsidi dengan aplikasi MyPertamina nantinya berjalan baik di lapangan.

Seperti diketahui, nantinya pengguna kendaraan roda 4 atau lebih harus mendaftar lebih dulu pada web MyPertamina supaya bisa membeli BBM jenis Pertalite dan Solar.    

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini menjelaskan tujuan diadakannya aplikasi itu untuk mengendalikan BBM subsidi.

BACA JUGA:  Pendaftaran Beli BBM Subsidi Lewat MyPertamina Khusus Roda 4

"Saya agak ragu-ragu untuk teknis pelaksanaanya karena agak susah membuat sinkronisasi aplikasi dengan pelaksanaan di lapangan," ujar Prof Anton kepada GenPI.co, Jumat (1/7).

Pengamat ekonomi ini menambahkan seharusnya harga Pertalite lebih dinaikkan lantaran pemerintah sudah tombok banyak dalam subsidi BBM ini.

BACA JUGA:  Begini Cara Mendaftar MyPertamina untuk Membeli Pertalite-Solar

"Harga keekonomian Pertalite sekitar Rp12.600 dan dijual Rp7.650. Sedangkan harga keekonomian Pertamax Rp30.000 dengan harga jual saat ini Rp12.500. Subsidi BBM sudah di angka Rp 512 triliun, jadi memang pemerintah tombok banyak," papar dia.

Di sisi lain, menurut dia untuk solar sudah dikontrol dengan solar industri.

BACA JUGA:  Tenang! 1 Juli 2022, Pembelian Pertalite dan Solar Seperti Biasa

"Solar sudah dikontrol dengan solar industri dan solar untuk transportasi," ungkap dia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya