
Agus menjelaskan lampion yang diterbangkan kali ini berdiameter 90 cm dan tinggi 1 meter.
"Ukuran dan bahan lampion itu standar yang sangat aman, karena bahan dari kertas khusus dan kerangkanya dari bambu. Pada saat ketinggian tertentu dan sumbunya menyala dia akan lebih sempurna, terbang melaju dengan ketinggian tertentu dan akhirnya terbakar, sehingga clear," papar dia.
Menurut dia, lampion tersebut tidak bisa diterbangkan di atas pukul 23.00 WIB karena embun sudah turun.
BACA JUGA: Candi Borobudur Tetap Buka Saat Prosesi Detik-Detik Waisak
"Penerbangan lampion ini sudah mendapat izin dan saat lampion diterbangkan tidak ada penerbangan di bandara," jelas dia.(ant)
Video heboh hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News