
GenPI.co Jateng - Hujan yang mengguyur selama delapan jam di kawasan Kota Pekalongan mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir.
Banjir itu memaksa sedikitnya 105 warga mencari perlindungan ke tempat lebih aman.
“Hujan dengan intensitas curah hujan sedang selama 8 jam sejak Jumat (4/2) hingga Sabtu malam (5/2) mengakibatkan 105 warga masih mengungsi,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha, dikutip Antara, Minggu (6/2).
BACA JUGA: Hasil Tes Antigen Positif, Arief Minta Pasien Diisolasi Terpusat
Hingga Minggu siang, genangan masih merendam ratusan rumah di sejumlah kelurahan.
Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas curah hujan tinggi ini mengakibatkan Sungai Bremi meluap.
BACA JUGA: Keren! 9 dari 10 Anak Usia 6–11 Tahun Kudus Divaksin Covid-19
Air lantas menggenangi sejumlah wilayah Tirto seperti Kampung Baru, dan Perumahan Gama Permai dengan ketinggian 30-40 sentimeter.
Banjir itu juga merendam perumahan warga di Kelurahan Pasirkratonkramat, dan Padukuhan Kraton dengan ketinggian air mencapai sekitar 10-40 sentimeter.
BACA JUGA: Waduh! Tambah 76 Kasus, Pasien Covid-19 Banyumas Jadi 222 Orang
Warga diungsikan ke aula Kelurahan Tirto, TPQ Al Hikmah Kelurahan Tirto dan Masjid Al Karomah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News