
GenPI.co Jateng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengingatkan sekolah untuk memperketat protokol kesehatan (prokes) demi mengantisipasi peningkatan jumlah kasus Covid-19.
Hal ini mengingat Kabupaten Semarang telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100%.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, berharap tidak muncul kasus aktif baru karena pelaksanaan PTM.
BACA JUGA: Pengumuman! Layanan KB di Kabupaten Semarang Hadir di RSUD Ini
“Terus perketat pelaksanaan prokes di lingkungan sekolah. Jangan sampai terjadi ada kasus positif di sekolah,” kata dia, dikutip semarangkab.go.id, Kamis (3/2).
Bupati mengingatkan sekolah harus mewaspadai kecenderungan kenaikan kasus positif Covid-19 itu.
BACA JUGA: 5 Tempat Camping di Sekitar Semarang, Pemandangannya Top!
Terlebih di beberapa kabupaten/kota sekitar angka kenaikan terhitung tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Sukaton Purtomo Priyatmo, menjelaskan sampai dengan awal Februari ini belum ada laporan terjadi kasus aktif Covid-19 baru akibat pelaksanaan PTM.
BACA JUGA: Kasus Positif Covid-19 di Semarang Tembus 88 Orang, Prokes Lurr!
Menurut dia, peran Satgas Covid-19 di setiap sekolah terus dipantau dan didorong untuk aktif menerapkan protokol kesehatan saat PTM secara ketat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News