
Dengan alat ini, setiap rumah tangga bisa melakukan fogging mengantisipasi penularan DBD di rumah masing-masing secara mandiri.
Heru menuturkan alat fogging mini buatannya dijual dengan harga hanya Rp250.000.
Selama Desember 2021 kemarin, dia berhasil memasarkan sedikitnya 200 unit.
BACA JUGA: Asyik! Bus Ramah Difabel Ada di Solo, Ini Uji Coba Dulu Sebulan
Pemasarannya dilakukan melalui daring seperti marketplace atau pengecer.
Sebagai informasi, kasus DBD di Kudus meningkat pada 2021 menjadi 175 kasus dibandingkan 2020 yang hanya 40 kasus.
BACA JUGA: Catat! Ini 11 Event Kalender Pariwisata di Jawa Tengah 2022
Jumlah kasus meninggal dunia akibat DBD pada 2021 mencapai tiga orang.(*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News