
Ginda menyebut tragedi di Stadion Kanjuruhan merupakan kelalaian berbagai pihak.
"Saya rasa pasti ada rapat dan evaluasi di tingkat Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI yang akan memutuskan pertandingan selanjutnya," imbuh dia.
Di sisi lain, pihaknya ikut berduka cita atas tragedi terburuk sepanjang sejarah sepak bola Indonesia ini.
BACA JUGA: Persis Solo Gagal Menang Lawan PSM Makassar, Gibran: Ora Popo Daripada Kalah!
Pihaknya berharap peristiwa ini sebagai evaluasi penyelenggaraan sepak bola ke depan.
"Semoga ini adalah kejadian terakhir. Rasanya tentu intropeksi dan evaluasi untuk semua elemen penyelenggara. Kami berharap stadion menjadi tempat ramah untuk keluarga, penonton atau siapa pun," jelas dia.(*)
BACA JUGA: Persis Solo Ditahan Imbang PSM Makassar, Rasiman: Bukan Hasil yang Menggembirakan
Video populer saat ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News