Terungkap! Guru Agama di Batang Cabuli Siswa di Kelas hingga Musala Sekolah

02 September 2022 02:00

GenPI.co Jateng - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) awal kasus pencabulan dan persetubuhan oleh guru agama di sebuah SMPN di Batang.

Dari pengakuan tersangka, Agus Mulyadi, melakukan aksi bejatnya kepada para siswa di 3 lokasi, yakni ruang OSIS, ruang kelas, hingga musala sekolah.

Olah TKP awal dipimpin langsung Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro pada Kamis (1/9).

BACA JUGA:  Guru Agama Cabuli Siswa di Batang Belum Diberhentikan dari PNS, Kok Bisa?

"Kami bekerja sama dengan Polres Batang untuk menelusuri sejauh mana perbuatan tentang laporan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan ini," kata dia dikutip ayosemarang.com, Kamis.

Proses olah TKP awal ini menghadirkan tersangka pencabulan, yakni Agus Mulyadi, guru agama sekaligus pembina OSIS.

BACA JUGA:  Keji! Guru Ngaji di Banjarnegara Cabuli 7 Santri Laki-Laki

Dalam rekonstruksi, pelaku pencabulan ini melancarkan aksi bejatnya di 3 lokasi, yaki ruang OSIS, ruang kelas lantai 2, dan musala sekolah.

Terdapat sejumlah barang bukti yang masuk dalam rekonstruksi itu antara lain, kursi kayu, matras atau alas yang digunakan tersangka menjalankan aksinya.

BACA JUGA:  5 Fakta Kasus Guru Agama Cabuli Siswa di Batang, Bermodus Kegiatan OSIS

Ada pula formulir OSIS yang digunakan tersangka memuluskan modus pencabulan.

Direskrimum Polda Jawa Tengah mengaku belum bisa menyampaikan secara detail temuan-temuan dari proses olah TKP ini.

Namun demikian, pihaknya mengakui banyak korban yang dicabuli oknum guru PNS ini.

"Dari pelaku mengakui ada puluhan korban, baik perlakukan asusila berupa pencabulan atau pun perbuatan persetubuhan," papar dia.

Direskrimum menegaskan pihaknya mengedepankan koordinasi dengan sekolah.

Pihaknya berkomitmen agar pendidikan di sekolah ini tetap terjaga.

“Percayakan kami penyidik khususnya dengan Kapolres Batang akan terus melakukan pengawalan proses hukum yang maksimal. Kami mohon dukungan masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apa pun,” jelas dia.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Farida Trisnaningtyas

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATENG