
Bulatan Nasi Penggel ini diletakkan dalam bakul yang ditata berlapis-lapis.
Setiap lapisan Nasi Penggel akan dipisahkan dengan lembaran daun pisang.
Di lapaknya, pembeli mengambil sendiri nasi yang dibentuk bulat tersebut.
BACA JUGA: Menikmati Menu Unik Soto Gudangan Asli Ungaran, Sedap!
Selanjutnya, nasi yang sudah diambil disodorkan kepada Pak Melan untuk diberi sayur dan lauk.
Sayurnya berupa lodeh santan berbumbu gurih berisi nangka muda, daun singkong, tempe, tahu, dan melinjo.
BACA JUGA: Uniknya Soto Daging Bebek Asal Klaten, Sejak 1987
Sedangkan lauknya ada kulit dan jeroan sapi seperti babat, iso, kikil, tetelan, jantung, ginjal, paru, dan lain-lain.
“Kalau daging sapi nanti jadinya harga mahal. Nanti sedikit yang beli. Ya, gini mas sederhana saja. Yang penting bisa dinikmati semua.” ungkap Pak Melan.
BACA JUGA: Lezatnya Sate Laler Khas Rembang, Rasanya Pedas, Manis, dan Asam
Melan merupakan generasi ketiga penjual Nasi Penggel.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News