
GenPI.co Jateng - Aktor senior Slamet Rahardjo Djarot singgah ke Karanganyar pada peresmian Gedung Teater Bhineka Tunggal Ika, Jumat (25/2).
Pada kesempatan itu dia berpesan, bermain di dunia seni peran harus benar-benar bisa menjiwai tema yang dimainkan.
Hal ini butuh kekuatan untuk mendalami sosok karakter yang diperankan.
BACA JUGA: Ganti JHT, Pemerintah Siapkan JKP, Ini Perinciannya
Slamet bercerita, pada suatu kesempatan dia harus memerankan tokoh pahlawan dari Aceh.
Padahal, Slamet sendiri orang Jawa dengan logatnya yang medhok.
BACA JUGA: Ada Ogoh-ogoh Setinggi 3,5 Meter di Boyolali, Ini Penampakannya
Maka itu, dia harus belajar bahasa Aceh termasuk cara bertutur dan mendalami karakter pahlawan itu selama setahun.
“Saya butuh satu tahun untuk mendalami hingga saya bisa lancar saat berakting,” kata Slamet, dikutip Karanganyarkab.go.id, Sabtu (26/2).
BACA JUGA: Waduh, Bupati Batang Terima 30.000 Aduan, Isinya Curhat – Cacian
Dari sederet pengalaman bermain di seni peran ini, Slamet hanya berpesan satu poin kepada pegiat seni Karanganyar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News