
GenPI.co Jateng - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diminta untuk melakukan lelang proyek besar di awal tahun untuk meminimalkan kegagalan proyek.
Dengan demikian, serapan anggaran pada APBD Kota Semarang bisa mencapai target setiap tahunnya.
“Pekerjaan lelang yang besar dan butuh waktu mulai dilelangkan di awal tahun anggaran Januari -Februari sehingga sesuai harapan, kualitas bagus, dan segera dioperasionalkan. Di samping itu, meningkatkan serapan anggaran," ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, seperti dikutip semarangkota.go.id, Selasa (30/11).
BACA JUGA: Kegiatan Germas di Kota Semarang Dinilai Inovatif dan Inisiatif
Menurut dia, serapan anggaran APBD Kota Semaran baru 60% hingga Oktober 2021 lalu.
Maka dari itu, ia meminta Pemkot untuk melakukan lelang di awal tahun.
BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi, BPBD Kota Semarang Pantau DAS Rawan Banjir
Ia menjelaskan Pemkot bisa menyiasati dan mengkaji proyek besar dan membutuhkan waktu lama untuk dikebut paling awal.
Namun demikian, hal yang kerap terjadi adalah serapan anggaran besar-besaran baru dilakukan pada Oktober - November.
BACA JUGA: Siap-Siap, Ada Wisata Kampung Melayu di Kota Lama Semarang
Meskipun begitu, perbaikan telah dilakukan Pemkot setiap tahunnya untuk menurunkan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) dari tahun ke tahun.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News