Waduh! Kemiskinan di Rembang Masih 15,8%, Ini Strategi Bupati

Waduh! Kemiskinan di Rembang Masih 15,8%, Ini Strategi Bupati - GenPI.co JATENG
Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: Diskominfo Rembang)

GenPI.co Jateng - Angka kemiskinan di Kabupaten Rembang masih sebesar 15,8%.

Sejumlah program pembangunan diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang untuk mengurangi kemiskinan pada 2023.

“Kegiatan yang sekiranya kami jadikan prioritas. Nanti dari penilaian kami ini, langsung menusuk pada pengurangan kemiskinan,” kata Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dikutip jatengprov.go.id.

BACA JUGA:  Stok Minyak Goreng di Rembang Aman, Mohon Warga Jangan Borong!

Hal ini disampaikan bupati pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 tingkat kecamatan, di Kantor Kecamatan Rembang, Senin (21/2).

Menurut dia, saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Rembang masih tergolong tinggi.

BACA JUGA:  Rembang Gelar Simulasi PTM 100%, Semoga Lancar dan Aman

Selain pengurangan kemiskinan, bupati juga bakal mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Pada 2021, IPM Rembang naik 70,43% dibandingkan dengan 2020 sebesar 70,02%.

BACA JUGA:  Jajan Lontong Tuyuhan Khas Rembang, Yuk! Rasanya Pedas Gurih

“Bagaimana cara meningkatkan IPM ini, ya pendidikan kami support, kesehatan kami support, lingkungan kami support. Jadi 2 hal ini yang menjadi konsen kami untuk membahas rencana pembangunan di 2023, yakni pengurangan kemiskinan dan IPM, di samping juga kami tidak boleh mengabaikan sektor yang lain,” papar dia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya