GenPI.co Jateng - Sebanyak 240 ustaz dan ustazah madasah diniyah dan taman pendidikan quran menerima bantuan senilai Rp500.000 dari Baznas.
Bantuan itu sebagai apresiasi atas pengabdian mereka dalam mengajarkan ilmu agama dan etika kepada anak-anak.
Ketua Baznas Boyolali, Jamal Yazid, mengatakan pemberian apresiasi ini wujud sinergisme antara Pemkab Boyolali, Baznas dan Kementerian Agama membangun keutuhan dan kesatuan.
Dikutip dari Boyolali.go.id, Selasa (15/2), Jamal menyebutkan total anggaran untuk bantuan itu senilai Rp120 juta.
Tahun ini, Baznas menargetkan penerimaan zakat mencapai Rp6,5 miliar.
Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan penerimaan zakat pada 2021 senilai Rp6,1 miliar.
Salah seorang ustaz di Madin Al Ma’arif Penggung, Muhammad Nasiful Ula,menyampaikan terima kasih atas apresiasi pemerintah kepada ustaz dan ustazah.
Dia berharap program pentasarufan zakat kepada para ustaz dan ustazah ini akan berkelanjutan.
“Sangat mendukung sekali untuk kita karena dari dulu kita belum begitu terdukung dengan adanya insentif ataupun pentasarufan zakat dari Baznas.” ungkapnya.
Sebagai informasi, pada akhir Januari 2022, Baznas Boyolali memberikan santunan kepada 436 dhuafa melalui program Boyolali Peduli.
Dalam program itu Baznas menyalurkan Rp327 juta tersebar di 22 kecamatan.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News