Wow! SD dan SMP di Kota Semarang Bebas PR, Kok Bisa?

04 November 2022 00:00

GenPI.co Jateng - Siswa SD dan SMP di Kota Semarang kini bebas pekerjaan rumah (PR). Program bebas PR bagi siswa SD sampai SMP yang digagas Dinas Pendidikan Kota Semarang ini diberi nama Tuntas Belajar.

Program bebas PR untuk siswa SD dan SMP ini diharapkan proses belajar mengajar dapat diselesaikan di sekolah.

Wakil Kepala SMPN 2 Kota Semarang Dyah Purwaningrum mengaku telah menjalankan program ini dengan tidak lagi memberi PR kepada siswanya.

BACA JUGA:  Alhamdulillah! 2 Tahun Putus Sekolah, Wulan Akhirnya Kembali Masuk SMPN 2 Pakis Magelang

"Ya secara umum, tidak pernah memberikan (PR). Sudah ada imbauan dari kepala sekolah untuk tidak memberikan PR,” kata dia, dikutip ayosemarang.com, Kamis (3/11).

Dyah menjelaskan program bebas PR ini diterapkan pada kurikulum merdeka, tahun ajaran baru kemarin.

BACA JUGA:  Pelajar di Klaten Bakal Nikmati Bus Sekolah, Ini Rutenya

Bebas PR ini diterapkan sejak sekolah offline khusus untuk kelas 7.

Dia mengimbau para guru agar semaksimal mungkin tidak memberikan tugas ke anak di rumah.

BACA JUGA:  Tekan Angka Putus Sekolah, Pelajar dan Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Tak Mampu di Batang Dapat Beasiswa

Akan tetapi, pada praktiknya program ini banyak siswa yang tidak bisa menyelesaikan tugas di sekolah.

"Beda konsep ya. Lebih ke melanjutkan tugas. Ini terjadi karena masih beberapa anak diberikan tugas pembelajaran di kelas tidak selesai sesuai target,” papar dia.

Maka dari itu, orang tua tahunya guru memberikan PR terlalu banyak.

Di sisi lain, jika mengacu silabus guru diperkenankan memberikan PR asal tidak melebihi dari 20% waktu di sekolah.

"Kalau di sekolah belajar 5 jam berarti, mengerjakan di rumah seminggu tidak boleh lebih dari 1 jam mengerjakannya,” jelas dia.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Farida Trisnaningtyas

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co JATENG