GenPI.co Jateng - Sebanyak 1.120 petani dari 32 kelompok tani mengikuti program food estate pemerintah. Program ini dinilai menguntungkan petani lantaran hasil panen dibeli dengan harga pasti.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Temanggung, Joko Budi Nuryanto, mengatakan biasanya harga komoditas milik petani anjlok saat panen.
Sementara itu, food estate menawarkan harga beli hasil panen ditetapkan di awal sesuai kesepatan petani dengan pembeli.
“Sudah ada off taker atau pembeli yang akan menampungnya dengan harga yang sudah ditentukan dalam perjanjian kerja sama,” kata dia, seperti dikutip Antara, Minggu (26/12).
Peluang ini lantas ditangkap oleh 1.120 petani berasal dari 32 kelompok tani untuk bergabung ke dalam food estate.
Total luas lahan yang ditanami mencapai 339 hektare melipuri kecamatan Bansar, Bulu, Parakan, Kledung, dan Ngadirejo.
“Komoditas yang ditanam meliputi bawang merah, bawang putih, cabai, dan kentang,” sambung dia.
Kecamatan Bansari menjadi daerah dengan luas lahan budi daya terluas yakni 169 hektare. Lahan ini ditanami bawang merah 96 hektare, bawang putih 60 hektare, dan cabai 12 hektare.
Di daerah ini pula digelar uji coba budi daya kentang seluas 1 hektare di ketinggian lahan 1.000 mdpl. Idealnya, kentang ditanam di tanah dengan ketinggian 1.400-1.500 mdpl.
Sementara itu, luas lahan di Kledung mencapai 120 hektare dengan komoditas bawang putih. Lalu, di Kecamatan Bulu seluas 35 hektare untuk tanaman bawang merah.
Di Ngadirejo dan Parakan masing-masing 10 hektare dengan komoditas cabai dan bawang merah.
Petani asal Desa Balesari, Kecamatan Bansari, Supriyadi, mengaku bergabung dengan program food estate lantaran ada jaminan harga panen.
Petani bawang merah ini menceritakan harga komoditas ini biasanya anjlok hingga Rp5.000 per kilogram tiap musim panen tiba.
“Food estate harga jual sesuai perjanjian sehingga petani tidak usah memikirkan pemasaran. Jadi bisa fokus bekerja untuk meningkatkan produksi,” ujar dia.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News