Miris! SDN Sriwedari Solo Hanya Punya 1 Murid Baru Gegara Zonasi

01 Juli 2022 02:00

GenPI.co Jateng - Pemberlakuan sistem zonasi membuat SDN Sriwedari Solo hanya memiliki satu murid baru pada pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Kepala SDN Sriwedari Solo Bambang Suryo Riyadi mengatakan sejak diterapkan sistem zonasi, jumlah siswa baru di sekolahnya menurun.

"Lingkungan di sini kan perhotelan, kantor, lapangan, jumlah penduduknya juga berkurang," kata dia, Kamis (30/6).

BACA JUGA:  Begini Pendaftaran PPDB SMP Kota Semarang, Dibuka Mulai Hari Ini

Apalagi letak SDN Sriwedari No 197 ini tidak berada di tengah perkampungan.

Di sisi lain, SDN di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo bukan hanya SDN Sriwedari No. 197, tetapi juga ada beberapa sekolah lain.

BACA JUGA:  PPDB Jateng 2022 SMA SMK Dibuka Hari Ini, Begini Cara Daftarnya

"Untuk penduduk yang tinggalnya di sebelah utara rel (Jalan Slamet Riyadi) lebih pilih sekolah di sana, orang tua khawatir kalau anak-anak sekolah di sini kan harus menyeberang jalan besar," papar dia.

Bambang menjelaskan jumlah lulusan tahun ini atau siswa kelas 6 sebanyak 19 orang.

BACA JUGA:  Cara Pendaftaran PPDB Jateng 2022 SMA SMK, Terakhir 1 Juli 2022

Sedangkan jumlah siswa kelas 5 ada 17 orang, kelas 4 ada 8 orang, kelas 3 sebanyak 3 orang, dan kelas 2 ada 4 orang.

"Dari kelas 1 naik ke kelas 2 seharusnya ada 5 siswa, namun yang tinggal kelas 1 anak. Jadi nanti yang kelas 1 ada satu siswa baru dan satu siswa yang tinggal kelas," katanya.

Selain itu, penurunan jumlah siswa baru ini jadwal pelaksanaan penerima peserta didik baru antara sekolah negeri dengan swasta tidak sama.

"Saingannya juga dengan swasta, sebelum ada PPDB kan swasta sudah buka (pendaftaran) duluan. Mereka bisa pilih siswa, coba PPDB bersamaan otomatis bisa bersaing," ungkap dia.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Solo Abdul Haris Alamsah membenarkan ada beberapa sekolah negeri di Solo yang kekurangan murid.

"Faktor kekurangan siswa ini yang minat (rendah). Memang kalau semua masuk negeri itu ada banyak tempat, termasuk kalau luar kota mau ke negeri sebetulnya bisa," jelas dia.(ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Farida Trisnaningtyas

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATENG