Tradisi Kupatan Blora, Harga Janur Dijual Rp500 per Helai

06 Mei 2022 16:30

GenPI.co Jateng - Menjelang tradisi kupatan, harga janur di pasar tradisional Kabupaten Blora mencapai Rp500 per helai.

Lonjakan harga ini terjadi mendekati perayaan Lebaran Ketupat atau kupatan yang digelar setiap H+7.

“Setahun sekali, buat ketupat dan lepet dimakan bersama keluarga dan dibagikan ke saudara. Semoga setelah kupatan ini, virus corona benar-benar sirna,” kata Murniati, warga Desa Gedongsari, Banjarejo, dikutip Blorakab.go.id, Jumat (6/5).

BACA JUGA:  Belanja Lebaran Makin Mudah Pakai QRIS BRImo

Dia menceritakan harga janur ini tergolong mahal lantaran disuplai dari luar Blora seperti Rembang, Lasem hingga Tuban.

Janur dijual dengan harga Rp500 per helai atau Rp20.000 untuk 50 helai.

BACA JUGA:  Arus Balik, Jumlah Kendaraan Keluar Kota Solo Makin Banyak

“Ya tetap saya beli, setahun sekali buat ketupat sayur dan lepet,” ujar Murniati.

Salah satu penjual janur, Ngarmin, mengatakan barang yang dia jual didatangkan dari Pasar Sulang, Rembang.

BACA JUGA:  Ini Target Shin Tae Yong Lawan Juara Bertahan Vietnam, Menang!

Dari pasar, dia membeli Rp15.000 per ikat isi 50 helai. Lalu dijual lagi dengan harga Rp20.000 per ikat.

“Tidak berani ambil banyak, Alhamdulillah selalu saja habis dibeli warga dan penjual di pasar,” ujar dia.

Menjual janur pada tradisi Kupatan atau Lebaran Ketupat merupakan rutinitas Ngarmin saban tahun.

“Kalau sekarang masih harus taat pada aturan. Saya pakai masker dan selalu cuci tangan,” sambung dia.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahyadi Kurniawan

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co JATENG