GenPI.co Jateng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo akan menggelar operasi pasar minyak goreng menyusul masih tingginya harga komoditas ini.
Selain itu, stok minyak goreng menjadi terbatas baik karena pasokan yang minim maupun aksi borong yang dilakukan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengatakan Pemkab mengambil beberapa langkah terkait lonjakan harga dan kelangkaan minyak goreng di pasaran.
Pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi melalui pantauan lapangan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Selanjutnya, pihaknya melaporkan temuan di lapangan dengan berkirim surat kepada Kementerian Perdagangan RI dan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.
Isinya adalah permohonan dukungan ketersediaan bahan pokok masyarakat dengan harga terjangkau dan mengkaji kembali kebijakan dan mekanisme perdagangan minyak goreng sawit di dalam negeri.
“Alhamdulillah, dari surat yang kami layangkan kepada Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, sudah mendapat respon positif, minggu ini akan diadakan operasi minyak goreng yang akan dibagikan langsung ke konsumen seperti UMKM dan pedagang gorengan, makanan dan lainnya,” kata dia, dikutip wonosobokab.go.id, Senin (21/2).
Dalam surat tersebut, pihaknya meminta kementerian maupun dinas terkait segera merealisasikan operasi pasar minyak goreng di Wonosobo.
Kali terakhir sebanyak 200 drum minyak goreng curah atau sekitar 18.000 liter telah dikirim oleh distributor ke Wonosobo pada Jumat (18/2).
Minyak ini dibagikan kepada agen minyak goreng yang selanjutnya dijual ke masyarakat dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah.
Pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 per liter.
Namun, masih banyak ditemukan di lapangan minyak dijual dengan harga Rp 18.000 per liter, bahkan terkadang barangnya sulit didapatkan.
“Saya mengimbau kepada masyarakat Wonosobo untuk bersabar dan tidak terlalu panik berlebihan sehingga melakukan pembelian secara berlebih,” jelas dia.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News