GenPI.co Jateng - Kepala LP Kelas IIB Batang, Rindra Wardhana menggagas pendirian Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) dan Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) tingkat Kabupaten Batang.
Berdirinya kedua lembaga itu diyakini bisa mendukung lahirnya atlet-atlet angkat besi Batang.
Rindra mengatakan pencarian bibit-bibit muda ini menggandeng guru olahraga.
Selain itu, PABSI dan PABERSI juga menggandeng pegiat dan instansi terkait mendapatkan atlet-atlet potensial.
“Salah satu strategi yang dipakai dengan melibatkan para guru olahraga, karena mereka memahami anak didiknya yang berpotensi jadi atlet angkat besi,” kata dia, dikutip Batangkab.go.id, Selasa (1/2).
Untuk mencetak atlet ini butuh waktu yang tidak sebentar. Hal ini membutuhkan keterkaitan antara calon atlet dengan pelatih.
“Tujuannya agar ketika pelatih memberikan beban, calon atlet mampu menyesuaikan dengan kemampuan tubuhnya, kalau tidak tepat bisa mengakibatkan cedera,” ujar dia.
Rindra berpendapat, apabila aturan mengizinkan, warga binaan pemasyarakatan bisa menjadi atlet profesional.
“Selama itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan mereka diizinkan untuk mengikuti suatu kejuaraan, kami akan meminta izin terlebih dahulu kepada Kakanwil Kemenkumham Jateng,” tegasnya.
Menjelang agenda Pra Porprov Jateng, PABSI dan PABERSI akan intensif terjun ke lapangan hingga ke pelosok desa, untuk menjaring calon atlet angkat besi berbakat.
“Jadi di tahun-tahun mendatang, siapa pun Kalapasnya, tetap memberikan pendampingan kepada atlet-atlet angkat besi dan angkat berat,” tutur dia.(*).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News