GenPI.co Jateng - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Sebanyak 4 kecamatan di Kota Semarang yang terdampak kekeringan saat musim kemarau ini.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, mengatakan untuk mengantisipasi dampak cuaca el Nino, pihaknya memperbanyak stok air bersih.
Langkah ini untuk membantu menyalurkan kepada warga terdampak kekeringan saat musim kemarau.
"Dari data yang ada, wilayah yang rawan terjadi kekeringan terdampak musim kemarau ada 4 wilayah, Kecamatan Tembalang (Rowosari), Kecamatan Banyumanik (Jabungan dan Gedawang), Kecamatan Ngaliyan (Gondoriyo, Wonosari), dan Kecamatan Genuk," kata Endro, dikutip semarangkota.go.id, Kamis (31/8).
Endro membeberkan bantuan penyaluran air bersih ke warga akan diperbanyak seiring dengan masih panjangnya musim kemarau hingga lebih satu bulan ke depan.
Menurut dia, hingga saat ini sebanyak 86 truk tangki dari dana APBD Kota Semarang dan dari bantuan CSR sebanyak 13 tangki air bersih sudah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
"Terbanyak air bersih di salurkan ke warga rawan kekeringan seperti di daerah Jabungan, Wonosari, dan Rowosari, sedangkan sebagian kecil di wilayah Genuk. Biasanya untuk keperluan rumah tangga, mulai memasak, dan lainnya,” papar dia.
Di sisi lain, Endro mengimbau masyarakat bisa bijak dalam menggunakan air bersih terutama kebutuhan rumah tangga di musim kemarau yang cukup panjang.
Selain itu, warga juga diminta tidak membakar sampah kering karena bisa menyebabkan kebakaran.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News