Ngeri! Pungli Parkir Jadi Temuan Terbanyak Tim Saber Pungli Semarang

21 Februari 2023 18:00

GenPI.co Jateng - Pungutan liar (pungli) menjadi temuan kasus terbanyak di Kota Semarang pada tahun 2022.

Pungli ini banyak terjadi di sektor parkir Kota Semarang.

Ketua Pelaksana Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan pungli parkir mencapai 8 laporan kasus dari total 13 laporan yang masuk.

BACA JUGA:  Ricuh Suporter, Bos PSIS Semarang: Kami Akan Evaluasi

"Kami sangat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan pungli melalui saluran yang ada seperti kanal WhatsApp," kata Ardi yang juga Wakapolrestabes Semarang, Selasa (21/2).

Yuswanto membeberkan dalam laporan soal pungli tersebut, 5 kasus sisanya beragam.

BACA JUGA:  Mbak Ita: Stok Minyakita di Semarang Aman!

Kasus ini mulai dari pungli pengurusan sertifikat, pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pembangunan balai warga, sumbangan sekolah, sampai tiket masuk Pantai Marina.

Di sisi lain, Yuswanto menerangkan ada laporan yang tidak bisa diteruskan karena pelapor tidak bisa dihubungi,

BACA JUGA:  Astaga! Gajah di Semarang Zoo Mati, Gegara Dieksploitasi?

Misalnya, ini soal kasus pungutan liar sumbangan sekolah.

Selain itu, ada beberapa laporan yang tidak terbukti sebagai pungli setelah ditindaklanjuti.

Hal ini adalah kasus pengurusan sertifikat seiring dengan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurut dia, pungutan itu sudah disepakati warga sehingga tidak terbukti sebagai pungli.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin mengakui pungli parkir masih menjadi persoalan di Semarang.

Iswar menyebut potensi parkir dan target pendapatan tidak seimbang.

Hal ini terbukti dari pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir yang dinilai masih rendah, padahal potensinya besar.

Iswar menambahkan besarnya potensi parkir di Kota Semarang bisa terhitung dari jumlah kendaraan bermotor roda, yakni sebanyak 1,8 juta unit.

Sedangkan jumlah kendaraan roda empat sebanyak 200.000 unit.

Maka dari itu, pihaknya akan memaksimalkan parkir elektronik untuk mengantisipasi adanya pungli demi meningkatkan PAD.(ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Farida Trisnaningtyas

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co JATENG